02 September 2009

Bos Baru Cisco Terapkan Strategi Cisco 3.0

Ingin mempertahankan posisinya sebagai pemimpin di industri jaringan, Managing Director Cisco Indonesia yang baru -- Sanjay Rohatgi -- siap menerapkan strategi bisnis barunya lewat program Cisco 3.0.

Strategi ini disebut juga sebagai strategi gotong royong, dan mempunyai misi menghubungkan seluruh masyarakat Indonesia melalui sebuah jaringan yang tidak lain adalah internet.

Melihat penetrasi pertumbuhan pengguna internet di Indonesia, Sanjay percaya dengan mengkolaborasikan beragam teknologi yang dimiliki Cisco akan tercipta
suatu hubungan antar individu yang saling menguntungkan.

"Dengan kolaborasi atau gotong royong dari semua teknologi yang kami miliki, baik itu broadband internet, Cnified Communication, serta managing service yang
baik pasti akan menghasilkan sesuatu yang hebat," ujar Sanjay Rohatgi, Managing Director untuk Cisco Indonesia kepada pers di Midplaza Hotel, Selasa
(1/9/2009) petang.

Sanjay pun percaya bahwa 2 hingga 3 tahun ke depan masyarakat dapat saling terhubung melalui device yang dimilikinya. "Facebook ataupun Twiter adalah
contoh nyata kesuksesan Web 2.0. Dengan kolaborasi teknologi yang dimiliki Cisco, para masyarakat akan lebih dapat mendapatkan manfaat dari kehebatan Web
2.0" tambah Sanjay.
Read Aja Sampe Abies......

02 Juni 2009

Wow, Hacker Bisa Curi 800MB Kode Jaringan Cisco

Seorang hacker asal Swedia usia 21 tahun telah didakwa atas pencurian source code dari jaringan perusahaan Cisco. Philip Gabriel Pettersson atau ‘Stakkato’ telah dituduh atas penyusupan server Cisco antara 12 dan 13 Mei 2004, dan pencurian source code Internetwork Operating System (IOS) Cisco. Ketika melakukan pencurian tersebut, Pettersson baru berusia 16 tahun.

Menurut yang dilansir dari Yahoo News, Pettersson telah mem-posting 2.5MB dari 800MB kodoe IOS yang dicurinya di channel IRC, untuk membuktikan bahwa ia sukses mencuri source code jaringan perusahaan Cisco. “Cisco sendiri tidak percaya bahwa hacking ini berimbas kepada informasi customer, informasi partner atau system financial.” ungkap pihak Cisco.

Pettersson juga pernah dituduh melakukan penyusupan ke server NASA di bulan Mei dan Oktober 2004, di lokasi Ames Research Center, namun belum diketahui apakah kode yang ada dicuri atau justru Pettersson yang mengadakan serangan. Bahkan, dua tahun lalu Petterson juga pernah dituduh otoritas Swedia dan dituntut ganti rugi sebesar $25,000 untuk tindakan penyusupan ke jaringan di 3 universitas local.
Read Aja Sampe Abies......

07 Mei 2009

Cracker Swedia Pecundangi NASA dan Cisco

Seorang pemuda Swedia berusia 21 tahun didakwa atas kasus pembobolan sistem komputer NASA dan raksasa jaringan Cisco.

Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) menuding dedemit maya bernama Philip Gabriel Pettersson alias "Stakkato" tersebut telah mengobrak-abrik rahasia perdagangan.

Ada lima dakwaan yang diarahkan kepada "Stakkato". Cracker ini dituduh telah menerobos sistem komputer dan jaringan Cisco yang bermarkas di California pada Mei 2004 serta mencuri kode sistem operasi.

Dikutip detikINET dari AFP, Rabu (6/5/2009), ia juga dituding telah membobol komputer NASA Ames Research Center dan NASA Advanced Supercomputing Divisio pada bulan Mei dan Oktober 2004.

Pihak Departemen Kehakiman AS akan bekerja sama dengan pemerintah Swedia untuk menangani kasus ini.

Hukuman maksimal yang mungkin dijatuhkan kepada "Stakkato" adalah penjara selama 10 tahun dan denda sebesar US$250 ribu.

Source :
detikINET
Read Aja Sampe Abies......

22 April 2009

Bangunan 'Hijau' Berteknologi ala Cisco

Cisco dibantu oleh perusahaan jasa property Jones Lang Lasalle (JLL) coba menawarkan teknologi bangunan yang ramah terhadap lingkungan, baik dari sisi konsumsi energi sampai penghematan sumber daya alam seperti air.

Menurut riset yang telah diadakan oleh JLL, gedung merupakan salah satu faktor penyumbang terbesar karbondioksida (CO2). Baik itu penggunaan kaca yang relatif banyak sampai konsumsi energi listrik yang tidak sedikit.

Riset hasil kerjasama antara JLL dan CoreNet membuktikan bahwa gedung juga mengkonsumsi jumlah air yang cukup besar. "Sebuah komersial building mengkonsumsi sekitar 1/3 dari jumlah air yang berada di sekitarnya," uajr Anton Sitorus, Manager Riset Jones Lang LaSalle, pada pers di Oakwood Restaurant, Jakarta, Selasa (21/4/2009).

Setelah sebelumnya digunakan di beberapa negara seperti Amerika Latin, Korea dan Saudi Arabia, kini Cisco coba menawarkan teknologi green building tersebut di Indonesia.

Konsep yang ditawarkan pun cukup menarik, dengan teknologi ini setiap perangkat elektronik akan terhubung melalui Internet Protocol (IP), sehingga perangkat tersebut dapat saling bekerjasama.

Misalnya, lampu akan secara otamatis dimatikan ketika ruangan tidak berpenghuni, sistem alarm yang terhubung dengan keamanan setempat, atau bahkan sistem pengaturan kran air yang juga dapat disesuaikan. Alhasil diklam mampu memangkas biaya operasional hingga 40% jika dibandingkan dengan gedung pada umumnya.

Source :
detikINET
Read Aja Sampe Abies......

27 Maret 2009

Cisco Berniat Caplok Pure Digital Technology

Cisco mengumumkan keinginan untuk mengakuisisi Pure Digital Technologies Inc, yang berbasis di San Francisco. Pure Digital adalah pembuat merk Flip Video, pionir dalam pengembangan solusi video untuk konsumer.

Ned Hooper, Senior Vice President Cisco Corporate Development & Consumer Groups mengatakan, akuisisi Pure Digital merupakan kunci dari strategi Cisco dalam memperluas momentum media enabled home dan meraih kesempatan dari pergeseran pasar menuju visual networking.

"Pure Digital telah merevolusi cara orang mengambil dan berbagi video dengan Flip Video. Akuisisi ini akan membawa bisnis Cisco untuk pasar konsumer ke tahapan selanjutnya, karena Cisco mengembangkan fitur dan kemampuan video untuk memberikan pengalaman baru bagi konsumen untuk hiburan dan komunikasi," lanjutnya.

Flip Video dari Pure Digital sendiri telah terjual lebih dari 2 juta unit dan secara cepat membuktikan keunggulannya di pasar Amerika dalam menyederhanakan pembuatan video, kemudahan untuk diakses dan menikmati video.


Semua produk Flip Video dilengkapi dengan FlipShare, piranti lunak terbaik di kelasnya yang memungkinkan pengguna mengelola dan menyunting video mereka, serta kemudian dengan cepat mengunggah video tersebut ke YouTube, MySpace dan jejaring sosial populer lainnya.

"Flip Video memberikan kemampuan mengambil, menyunting dan berbagi video dengan cepat ke para konsumer," ujar Jonathan Kaplan, CEO dan Chairman dari Pure Digital dalam keterangan tertulis yang diterima detikINET, Senin (23/3/2009)..

Setelah akuisisi selesai, tim dari Pure Digital nantinya akan menjadi bagian dari Cisco Consumer Business Group, termasuk di dalamnya jaringan rumah, produk audio dan media-storage Linksys. Kaplan akan menjadi General Manager dari organisasi gabungan tersebut yang berada langsung di bawah Hooper.

Menurut kesepakatan, Cisco akan membayar sekitar US$ 590 juta untuk semua saham kepemilikan Pure Digital. Selain itu, Cisco akan menyediakan dana hingga US$ 15 juta bagi para karyawan yang memutuskan untuk tetap bekerja di perusahaan ini.

Akuisisi ini masih menunggu berbagai syarat standar akuisisi dan diharapkan akan selesai di kuartal empat tahun fiskal 2009 Cisco.

Source :
detikINET
Read Aja Sampe Abies......

Template by : Bungzhu Zyraith